WASPADA PERGULATAN MEDIA MASSA !!!

SPEAK YOUR MIND

pesan dakwah crb32

     Sahabat CRB mungkin kita pernah atau bahkan sering dibuat bingung oleh media massa, misalnya ketika dihadapkan dengan suatu tragedi, lalu membuahkan berbagai pendapat yang saling kontradiksi[1] satu sama lain, ada yang mengatakan A dan ada juga yang menyatakan B, C dan seterusnya. Sebagai pelajar, tentu kita harus cerdas dan jangan sampai dibodohi oleh fitnah media.

       Nah, dalam menyikapi hal ini Al Qur’an telah mewanti-wanti dan mewasiatkan kepada kita semua supaya kita melakukan tabayyun[2] terlebih dahulu. Supaya kita tidak salah sangka dan salah vonis terhadap objek yang diberitakan oleh media massa tersebut.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al Hujurat (49) ayat 6 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

     “Wahai orang- orang yang beriman, jika ada seorang fasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita, maka hendaklah kalian melakukan klarifikasi terlebih dahulu, agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian.”

        Imam Syaafi’i Rahimahullah berkata tentang ayat ini, “Allah memerintahkan kepada seseorang yang akan memutuskan suatu hal pada orang lain agar terlebih dahulu melakukan klarifikasi.”

        Kata ‘Fatabayyanuu’ yang artinya ‘hendaklah kalian melakukan klarifikasi terlebih dahulu’ ini tertulis pada qira’ah Imam Hafsh dari Imam ‘Aashim Rohimahumaallah (Mushaf Qira’ah Al-Qur’an yang sering kita lantunkan). Sedangkan dalam qira’ah riwayat Imam Khalaf dari Imam Hamzah Rohimahumaallah tertulis ‘fatatsabbatuu’ yang artinya ‘hendaklah kalian meneguhkan kebenaran berita itu’. Perbedaan lafazh bacaan ini bukanlah suatu hal yang bertentangan, justru saling menguatkan satu sama lain tentang betapa wajibnya bagi kita untuk melakukan tabayyun/klarifikasi ketika mendapatkan sebuah berita.

       Maka oleh karena itu kita harus lebih berhati-hati dalam menyerap berita. Jangan terlalu cepat percaya terhadap berita yang beredar di tengah-tengah kita karena saat ini banyak berita palsu demi kepentingan pribadi yang sengaja dibuat untuk menjatuhkan pihak lain baik dalam masalah ekonomi, politik, dll. Bahkan lebih dari itu ada juga berita yang dirancang untuk mengadu domba dan memecah belah ummat. Na’uudzu billahi min dzaalik.

Intinya kita harus waspada dan berhati-hati. Karena ADA PERGULATAN BESAR DALAM MEDIA MASSA dan dalam DUNIA JURNALISTIK pada umumnya.

[1] Pertentangan antara dua hal yang sangat berlawanan atau bertentangan (KBBI)

[2] Klarifikasi: Mencari kejelasan dengan sejelas-jelasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *