Training of Trainer P4GN Yayasan Cinta Remaja Bangsa

SPEAK YOUR MIND

      Momen 8-10 Mei 2015 lalu menjadi ajang suka cita yang sangat membahagiakan bagi kami. Bagai menemukan mata air ditengah oase panjang, begitulah ulasan personifikasi ketika kami menemukan semangat baru militansi muda yang kuat dan kokoh.

       Kami menemukannya di acara TOT P4GN (Training of Trainer Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) CRB. Dalam acara ini CRB mengundang 35 siswa terbaik dari 12 sekolah di kota Bogor dan Jakarta untuk dilatih dan dibekali semua tentang Narkoba yang mana barang haram ini sangat berbahaya dan sangat mengancam tatanan kehidupan dan kepribadian bangsa dan kaum Muslimin di tanah air pada khususnya.

     Acara ini diselenggarakan selama tiga hari dua malam di Ma’had Huda Qur’ani yang berada di desa Gunung Tangkil, Leuwiliang-Bogor. Dalam pelaksanaannya banyak sekali momen-momen penumbuh semangat penyelamatan remaja bangsa, diantaranya renungan realita remaja masa kini yang semakin menggila tak karuan. Kemudian ceramah motivasi “The Nature of Human Life” yang disampaikan oleh Kak Elang CRB dimana para pelajar dan kakak-kakak RRD dapat menganalisa tujuan hakiki dalam kehidupan. Bukanlah berlomba meraup harta, namun menjelma sebagai hamba yang senantiasa patuh terhadap Alloh SWT dan Rosul-Nya dengan cara menjaga aturan dan agamanya, yakni dengan menyeru kepada jalan Alloh SWT menyadarkan sesama. Dalam hal ini 35 RRD ini dicetak sebagai para trainer penyeru pemberantas narkoba di tengah teman-teman lainnya, karena sungguh narkoba ini sangat membahayakan dan mengerikan.

     Maka dengan segala realita yang membentang di depan mata, semangat muda menggelora para siswa pun terpanggil dan menyatakan bersedia dan ingin ikut andil menjadi bagian dari sumbu perubahan bangsa kearah yang lebih baik. Menjadi pemuda sesuai dengan karakter satu dari sepuluh pemuda tangguh yang telah di estimasikan oleh sang proklamator puluhan tahun lalu.

       Para peserta yang berjumlah 35 ini semuanya telah resmi menjadi anggota RRD angkatan kedua. Mereka terlihat sangat bersemangat, bahkan mungkin lebih semangat daripada kakak RRD angkatan pertama dalam ‘greget’nya dalam mengubah bangsa ini.

    Semoga kedepannya para siswa bisa menyamakan paradigma mereka dalam urusan besar ini, yakni penyelamatan anak bangsa dari bahaya narkoba, dan lainnya. Karena sesungguhnya RRD bukanlah sebuah komunitas tertutup. Semuanyapun bisa menjadi RRD dimanapun kita berada, asalkan misinya sama yaitu untuk menggiring anak bangsa kearah yang lebih baik dan lebih bertakwa. Namun RRD CRB ini lebih terorganisir, terarah, berjama’ah, mempunyai target, dan tujuan yang sudah tertata rapih. Selain bisa berbagi ilmu kepada sesama pun kami di bebankan kurikulum keilmuan sebagai target yang harus dicapai, contohnya hafalan Al-Qur’an, Public Speaking dan Bahasa.

     Semoga kita diberikan keistiqomahan oleh Alloh SWT dalam meniti jalan mulia ini, yakni menjadi para pemuda yang melek realita disaat pemuda bahkan banyak petua lainnya bungkam berpangku tangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *