Menyelami Rukun Islam dan Iman

SPEAK YOUR MIND

pesan dakwah crb37

   Suatu hari malaikat Jibril A.S menghampiri Rosululloh ﷺ untuk menyampaikan sebuah pelajaran terkhusus untuk para sahabat Rosululloh ﷺ yang mulia dan umumnya untuk kita kaum Muslimin. Kala itu malaikat Jibril menjelma menjadi seorang lelaki yang sangat rapi dan dan bersih seraya menghampiri Rosululloh ﷺ dan bertanya tentang kedua pilar utama dalam Islam, yakni Rukun Islam dan Rukun Iman. Hadits ini diriwayatkan oleh Amirul mu’minin Umar bin Khattab R.A. dengan derajat shohih.

   Ketika sang malaikat menanyakan tentang arti terminologi Islam dan Iman, maka Rosululloh ﷺ bersabda bahwa Islam adalah rukun Islam yang lima begitupun Iman adalah keenam rukun Iman itu sendiri. Artinya jika kita sudah bisa melaksanakan poin-poin yang terkandung dalam rukun Islam dengan sebenar-benarnya maka sudah dipastikan bahwa kita adalah seorang Muslim sejati. Begitupun ketika kita sudah mengimani enam poin dari rukunnya dengan sebenar-benar iman, maka sudah dipastikan bahwa kita adalah seorang mu’min sejati. Berikut adalah poin-poin dari kedua rukun tersebut:

A. Rukun Islam

  1. Bersyahadat,
  2. Menunaikan shalat,
  3. Mengeluarkan zakat,
  4. Melaksanakan Ibadah Shaum Romadhon, dan
  5. Pergi Berhaji ke Baitulloh (Ka’bah) yang berada di Makkah Al Mukarromah.

  Kita wajib melaksanakan rukun-rukun Islam. Semuanya wajib dikerjakan oleh setiap Muslim terkecuali rukun yang kelima yakni pergi haji ke Baitulloh, dengan segenap rahmat-Nya rukun ini hanya disyaratkan bagi orang-orang yang mampu melaksanakannya dalam harta, fisik dan akal.

   Jika kita mampu memenuhi poin-poin yang diwajibkan diatas dengan sebenar-benarnya, maka In syaa Alloh ﷻ, Dia Ar-Rohmaan akan memberikan surga-Nya kepada kita. Hal ini sebagaimana yang telah tertera dalam sebuah hadits;

   Dari Abu Huroiroh R.A berkata: “Ada seorang Arab Badui berkata, ‘Wahai Rosululloh, tunjukkanlah aku sebuah amalan yang dengannya aku bisa mendapat surga!’ Rosululloh bersabda: ‘Beribadahlah kepada Alloh tanpa mempersekutukan-Nya, tunaikanlah shalat, keluarkanlah zakat, dan shaumlah pada bulan Ramadhan!’ Seorang Badui itu lantas berkata, ‘Demi Alloh yang telah mengutusmu dengan kebenaran, aku akan benar-benar melakukannya tanpa mengurangi ataupun menambah’”. (HR. Bukhori)

B. Rukun Iman

  1. Beriman kepada Alloh ﷻ,
  2. Beriman kepada para Malaikat Alloh ﷻ,
  3. Beriman kepada kitab-kitab Alloh ﷻ,
  4. Beriman kepada para Rosul Alloh ﷻ yang telah diutus kepada manusia,
  5. Beriman tentang akan terjadinya hari kiamat, dan
  6. Beriman terhadap Qodho dan Qodar yang telah ditentukan.

  Kita wajib mengimani keenam poin rukun Iman diatas, karena dengannyalah status keislaman seseorang akan diakui di sisi Alloh ﷻ. Tanpa mengimani semua poin diatas atau hanya mengimani sebagian darinya dan tidak mengimani sebagian lainnya, maka akan gugurlah status keislaman seseorang. Ini adalah masalah yang serius dan sangat prinsip dalam Islam.

Sahabat CRB yang dirahmati Alloh ﷻ !!!

   Mungkin kedua rukun yang agung ini sudah sangat akrab dengan kedua telinga kita bahkan kita telah menghafalnya semenjak SD. Ya, secara materi memang mudah, tapi prakteknya sangat sulit. Selalu saja banyak godaan dari Iblis yang menghalang-halangi kita dalam menyelami rukun Islam dan Iman ini. Begitulah! Kaum Yahudi dan Nasrani saja tidak akan pernah ridho membiarkan kita di atas jalan Islam yang murni, apalagi Iblis yang telah memperdaya mereka, pasti lebih tidak ridho dan lebih berniat menggelincirkan kita dari jalan Alloh ﷻ.

   Semoga Alloh ﷻ memberikan keteguhan kepada kita semua atas agama-Nya, membimbing kita semua menuju jalan yang lurus, dan menganugerahi hati yang bersih sehingga kita dapat memahami dan menyelami terminologi Islam dan Iman dengan sedalam-dalamnya.. Aamiin Yaa Robbal ‘Aalamiin. Tsabbit Qolbanaa ‘alaa diiniK Yaa Robbal ‘Aalamiin, Wasi’a kulla syai’in ‘ilmaa. . .

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *