Ketawadhuan Imam Hasan Al-Bashry Rahimahullah

SPEAK YOUR MIND

unduhan

      Suatu hari Imam Hasan Al-Bashry Rahimahullah, seorang tabi’in senior pernah ditanya, “Ya, Hasan apakah engkau sudah menjadi seorang mukmin?”

Hasan al-Basri hanya menjawab, “In syaa Allah”. Penanya terkejut dengan jawabannya.

Kemudian kembali ditanyakan kepada beliau: “Kenapa engkau menjawab seperti itu?”

Imam Hasan Al-Bashry Rahimahullah menjawab, “Aku takut jika aku katakan ‘ya, aku seorang mukmin’ tetapi Allah mengatakan ‘engkau bohong’ karena itu aku katakan in syaa Allah. Aku tidak merasa aman jika suatu ketika Allah mendapatiku melakukan apa yang Dia benci, lalu Dia murka kepadaku dan mengatakan ‘pergilah Aku tidak menerima amal-amalmu’”.

     Ini adalah sikap tawadhu dari Imam Hasan al-Bashry Rahimahullah. Saking khawatirnya jatuh ke dalam ujub alias sombong, beliau sampai mengatakan demikian. Khawatir jika kemudian pernyataannya bikin bangga dengan dirinya sendiri dan merendahkan orang lain. Meski sebenarnya boleh juga bila kita dengan semangat menuliskan: “Proud to be muslim”. Tentu ini sebagai wujud rasa syukur kita sebagai muslim, dan tentunya akan berusaha untuk meningkatkan level kita menjadi seorang mukmin.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *