GENERASI GHURABA GENERASI IDAMAN

SPEAK YOUR MIND

ghuraba

     Benarlah sabda Nabi Muhammad ﷺ bahwa suatu ketika Islam akan kembali asing. “Islam muncul dalam keadaan terasing, dan ia akan kembali dalam keadaan terasing, maka beruntunglah orang–orang yang terasing itu.” (HR. Muslim no. 208)

     Solusi untuk memunculkan kembali generasi idaman Islam adalah dengan berdakwah secara terus menerus. Kaum muslimin harus lebih berani dan tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Dakwah khusus yakni berupa pengajian rutin harus digalakkan di mana-mana secara merata. Sebab ia merupakan inti dari kekuatan Islam dari zaman ke zaman.

       Setiap muslim yang sadar harus berdakwah dan turun ke lapangan menyelamatkan umat dari keterpurukannya. Yang penting ia mau dan bersemangat menjadi mentor dari sekelompok orang untuk bersama-sama menumbuhkan kesadaran dan melakukan aktivitas bersama demi munculnya generasi idaman yang dirindukan Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman, sebagaimana firman Allah:

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya.” (QS. Al-Kahfi: 28).

     Kita berlomba dengan zaman, dan bahkan kita berlomba pula dengan umur kita yang singkat ini untuk menyelamatkan umat. Setiap kita akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah ﷻ. Barang siapa yang pulang tanpa menyandang gelar Da’i yang mengajak orang lain kembali kepada generasi idaman,  maka ia akan pulang dalam keadaan merugi dan kelak ia akan  malu kepada Allah dan Rasul-Nya karena telah gagal memperjuangkan kebenaran ilahiah!

       Berdakwah di media sosial pun penting, tapi tidak terlalu signifikan untuk mengubah umat. Mari kita perhatikan teleskop sejarah, mengapa tampil pemimpin besar semacam Umar bin Khatab, Hasan Bashri, Thoriq bin Ziyad, Muhammad Al Fatih, Shalahuddin al Ayyubi, para imam mazhab, dan sederet pahlawan besar lainnya??? Jawabannya adalah karena ada tarbiyah yang kuat dan kokoh dengan sistem talaqqi atau menimba langsung ilmu dari syaikh. Sistem dan metode ini tak tergantikan oleh sistem apa pun.

    Semoga kita semua termasuk orang yang merindukan lahir kembalinya generasi idaman Islam dengan cara bekerja keras dan mengajak sebanyak-banyaknya manusia untuk memperkokoh akidah dan memperbanyak tarbiah Islamiyah. Sebab kejayaan hanya akan terjadi di tengah kaum Muslimin dengan tarbiyah yang kokoh dan lurus. Wallahu’alam.

Save Remaja..! Save Bangsa..!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *