Fenomena Aneh Valentine Days

SPEAK YOUR MIND

Hari Saint Valentine, atau lebih dikenali sebagai Hari Valentine atau Hari Memperingati Kekasih, adalah salah satu perayaan tahunan yang diadakan pada 14 Februari untuk mengungkapkan kasih sayang sesama kekasih. Perayaan ini untuk mengenang“Christian Martyr”  yang bernama Saint Valentine.

512j93paszl

Perayaan ini pertama kali dipopulerkan oleh Paus Gelasius I pada tahun 496 M, tetapi dihapuskan oleh Paus Paul VI pada tahun 1969.

Menurut tradisi barat, Hari Valentine merupakan hari bagi para kekasih untuk meluapkan rasa kasih sayang kepada satu sama lain dengan menghadiahkan bunga, menawarkan manis-manisan, dan mengirim kado ucapan.

Lambang-lambang Hari Valentine modern ialah bentuk hati, burung merbuk, dan dewa Cupid yang bersayap. Semenjak abad ke-19, surat cinta Valentine yang bertulisan tangan membuka laluan kepad kad ucapan yang dikeluarkan secara besar-besaran.

untitled

Valentine Day wajar dikawal agar  budaya ini tidak mempengaruhi umat Islam

Perayaan Hari Kekasih atau Valentine’s Day mulai membudaya di kalangan masyarakat kita khususnya di kalangan muda-mudi, sekitar akhir tahun 1980-an beriringan dengan munculnya siaran-siaran televisi yang banyak mengupas dan menayangkan iklan ataupun film-film yang bertemakan perayaan tersebut.

Perayaan ini dikenali oleh mereka sebagai perayaan hari berkasih sayang, yang menurut mereka adalah saat yang paling tepat untuk mengungkapkan perasaan cinta dan kasih sayang kepada mereka yang dicintai atau dikasihi.

template_main

Bunga mawar menjadi simbolik kepada sambutan Valentine’s Day

Perayaan ini biasanya diadakan di kafe-kafe, hotel-hotel atau tempat-tempat yang romantik, yang mana setiap pasangan memberikan hadiah berupa bungkusan coklat atau bunga yang bertuliskan perkataan ‘I wish you will be my valentine’ kepada orang yang dikasihi. Setelah itu diadakan pesta-pesta yang diisi dengan hiburan seumpama nyanyian, tarian dan sebagainya. Ini tidak mengherankan karena budaya ini memang diimport dari budaya barat yang bersifat serba boleh dan hedonisme (menurut hawa nafsu).

valentines011

Fenomena sebahagian remaja muslim menjadikan Valentine’s Day sebagai perayaan yang diminati dan sangat ditunggu untuk dirayakan bersama kekasih sangat memprihatinkan. Perayaan ini sebenarnya merupakan satu fenomena  aneh bagi muslim yang berfikir, karena berasal dari budaya jahiliyyah dan perayaan ini tidak pernah disisipkan secara resmi di kalender manapun,  tetapi ia terus diingati dan dirayakan  setiap tahun. [rb]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *