Bangkitlah Remaja Islam!!! Kalianlah Wajah Bangsa ini di Masa Depan

SPEAK YOUR MIND

pemuda-bayangan

         Tidak dapat disangkal lagi kualitas generasi muda kita merupakan cerminan masa depan bangsa. Suatu bangsa yang gagal membina generasi muda – moralitas dan kapabilitas- akan menjadi bangsa pecundang dikemudian hari. Negara-negara maju di dunia sangat khawatir dengan kelanjutan masa depan negara mereka. Apalah artinya kemajuan ekonomi, kecanggihan teknologi dan militer, kepemimpinan atas dunia, sementara generasi mudanya sedemikian rusak moralnya, bodoh dan tidak dapat diharapkan di masa depan. Bayang-bayang kemunduran atau bahkan kepunahan sebagai bangsa tampak begitu mencekam dan menakutkan.

      John Kennedy, negarawan Amerika, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kerusakan moral generasi muda Amerika, “Andai mereka disuruh berperang, hanya ada 1 dari 7 pemuda yang berani menghadapi musuh.”

     Maka, generasi muda Islam pun harus mempersiapkan diri agar mampu berkompetisi sekaligus mengambil peranan yang lebih besar.

      Berbagai elemen bangsa Indonesia yang mayoritas muslim harus bangkit dan saling bahu-membahu untuk mengembangkan berbagai program pembinaan generasi muda yang bermuara pada pencapaian kualitas iman dan takwa serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni. Pembinaan moralitas generasi muda semakin penting apabila melihat fenomena bangsa Indonesia yang semakin terpuruk dalam krisis ekonomi yang parah dan bermuara pada rusaknya moral secara massal.

       Ya, sesungguhnya kita memiliki banyak sekali orang pandai di berbagai bidang. Baik karena upaya otodidak maupun strata pendidikan yang tinggi hingga bergelar doktor dan profesor. Indonesia juga memiliki kekayaan alam dan sumber daya manusia yang luar biasa besar. Namun, semuanya tidak berdaya mengangkat derajat bangsa karena rusaknya moral yang membuat putaran roda pembangunan tidak bertenaga.

        KKN (Korupsi, Kolusi & Nepotisme) yang merajalela, main mata penguasa dan pengusaha, kemaksiatan yang merata dan intervensi asing yang leluasa, telah menegasikan keadilan dan melumpuhkan sendi-sendi perekonomian bangsa.

       Saat ini seakan kita menemui kebuntuan dalam menemukan solusi yang terang. Kebuntuan ini bukan berarti kita tidak melakukan apa-apa. Ada kerja besar yang harus dilakukan untuk sebuah perubahan besar di masa depan. Lahirkan generasi baru yang sama sekali berbeda. Tanamkan keimanan dalam lubuk hati mereka yang paling dalam. Cengkramkan ilmu pengetahuan di sel-sel otak mereka yang cerdas dan gemilang. Arahkan potensi mereka agar terarah dan berkembang. Kerja besar membangun peradaban sedang dimulai. Mari bergabung bersama kami dalam program besar ini.

Referensi: Panduan Dakwah Sekolah Oleh Thoriq Yahya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *